Dokumentasi Workshop Graphic Design – Corel Draw, Photoshop, Blog
UNS Solo, Sabtu-3 Desember 2011
SAT PUSKOM UNS mengadakan event “Workshop Graphic Design” yang diadakan di Ruang Lab 1 Lantai 2 PUSKOM UNS. Event terbatas berkapasitas 25 orang ini menjalin kerjasama dengan beberapa pihak sponsor, yaitu “Manja Kuliner”, “Saung Komputer” dan DISKOMINFO Surakarta.
Sharing with SAT UNS – Promote Your Business with Your Blog
Sharing with SAT UNS
“Promote Your Business with Your Blog”
Fasilitas :
- Hotspot Gratis
- Ruang Ber-AC
- Sertifikat
Waktu : Sabtu, 31 Desember 2011 pukul 08.30 tepat s.d selesai
Tempat : Vicon Puskom UNS
Pembicara : Crew SAT PUSKOM UNS
nb :
peserta bawa laptop sendiri2..
Bagi yang menginginkan sertifikat cukup membayar Rp 5.000, 00
(10% uang anda akan kami sumbangkan untuk sosial)
Pendaftaran dapat via sms ke 08563476036 (Hesti)
Peserta Terbatas, So Buruan Daftar
Workshop Design Graphic Photoshop-Corel-Blog
Supported by :
Materi- Materi untuk acara ini dapat di download disini
1.slide materi simple pamflet design
4.slide materi stay connect with blog
Additional Materi :
1.Modul Corel
Segenap Panitia mengucapkan terima kasih kepada para peserta dan semua pihak yang telah membantu suksesnya acara ini. Mohon maaf bila masih ada salah maupun kekurangan dalam penyelenggaraan acara ini. Saran dan kritik yang membangun dari anda akan kami terima dengan senang hati.
Terima kasih
Susunan Acara Photoshop and Corel Training
07.30-08.30 Registrasi Peserta
08.30-10.30 “Simple Pamflet Design” dengan Candra Rahmawan
10.40-12.35 “Photo Editing” dengan Widyaningsih
12.40-13.10 Ishoma
13.15-14.15 “Stay Connect to Blog” dengan Arif Rohmadi
14.20-14.30 Penutup
7 Kebiasaan yang Membuat Hidup menjadi Kaya
Sering kali kita berpikir, bagaimana caranya agar kita bisa kaya secara materil dengan waktu cepat, tapi sedikit di antara kita tidak memikirkan arti kaya yang sebenarnya, kebiasaan kita sangat menentukan arah yang akan kita lalui, ini sedikit motivasi buat agan-agan sekalian yang semoga berguna buat yang membacanya:
Malas dan Cara Mengatasinya
Malas adalah penyakit mental. Siapa dihinggapi rasa malas, sukses pasti jauh dari gapaian. Rasa malas diartikan sebagai keengganan seseorang untuk melakukan sesuatu yang seharusnya atau sebaiknya dia lakukan. Masuk dalam keluarga besar rasa malas adalah menolak tugas, tidak disiplin, tidak tekun, rasa sungkan, suka menunda sesuatu, mengalihkan diri dari kewajiban, dll. Jika keluarga besar dari rasa malas ini mudah sekali muncul dalam aktivitas sehari-hari kita, maka dijamin kinerja kita akan jauh menurun. Bahkan bisa jadi kita tidak pernah bisa mencapai sesuatu yang lebih baik sebagaimana yang kita inginkan.
Rasa malas sejatinya merupakan sejenis penyakit mental. Mengapa disebut penyakit mental? Disebut demikian karena akibat buruk dari rasa malas memang sangat merugikan. Siapa pun yang dihinggapi rasa malas akan kacau kinerjanya dan ini jelas-jelas sangat merugikan. Sukses dalam karir, bisnis, dan kehidupan umumnya tidak pernah datang pada orang yang malas. Masyarakat yang dipenuhi oleh individu- individu yang malas tidak jelas tidak akan pernah maju.
Rasa malas juga menggambarkan hilangnya motivasi seseorang untuk melakukan pekerjaan atau apa yang sesungguhnya dia inginkan. Rasa malas jenis yang satu ini relatif lebih bisa ditanggulangi. Nah, bagaimana cara mengatasinya? Berikut kiat-kiatnya:
1. Membuat Tujuan
Orang yang malas biasanya tidak memiliki motivasi untuk berkembang ke arah kehidupan yang lebih baik. Sementara orang yang tidak memiliki motivasi biasanya tidak memiliki tujuan-tujuan hidup yang pantas dan layak untuk diraih. Dan orang yang tidak memiliki tujuan-tujuan hidup, biasanya sangat jarang bahkan mungkin tidak pernah menuliskan resolusi atau komitmen-komitmen pencapaian hidup.
Di sinilah pangkal persoalannya. Tanpa tujuan, resolusi, atau komitmen-komitmen pencapaian hidup, maka seseorang hanya bergerak secara naluriah dan sangat rentan diombang-ambingkan situasi di sekelilingnya. Posisi seperti ini membuatnya menjadi pasif, menunggu, tergantung pada situasi, dan cenderung menyerah pada nasib. Dalam keadaan seperti ini, tidak akan ada motivasi untuk meraih atau mencapai sesuatu. Tidak adanya sumber-sumber motivasi hidup menyebabkan kemalasan.
Supaya motivasi muncul, seseorang harus berani memutuskan tujuan- tujuan hidupnya. Menurut Andrias Harefa dalam bukunya Agenda Refleksi dan Tindakan Untuk Hidup Yang Lebih Baik (GPU, 2004), dia harus membuat komitmen atas apa saja yang ingin diselesaikan, dicapai, dimiliki, dilakukan, dan dinikmati (disingkat secamilanik). Contoh komitmen; "pada ulang tahun yang ke …. saya sudah harus menyelesaikan buku yang saya tulis, meraih promosi pekerjaan, mencapai gelar S-3, memiliki rumah dan mobil, melakukan sejumlah kunjungan ke mancanegara, dan menikmati kebahagiaan bersama keluarga."
Cara Mengatasi Kemalasan Kronis
Kemalasan adalah satu dari dosa yang mematikan. Tentu saja tak dapat dipungkiri kalau semua orang pernah mengalami hari-hari yang malas, tapi kalau mengalami rasa malas kronis sampai-sampai mempengaruhi pekerjaan, pertemanan dan kesehatan…itu baru masalah besar. Perhatikan, apa yang menjadi penyebabnya dan bagaimana cara mengatasi kemalasan kronis ini.
1. Kenali Gejalanya
Saat menatap kaca dan melihat sosok yang bosan, kurang motivasi, malas bersosialisasi, itu pertanda Anda sedang mengalami kemalasan kronis. Kenali gejala-gejala kemalasan ini, seperti tak memiliki energi untuk melakukan apa yang harus Anda lakukan; Membiarkan orang lain melakukan apa yang sebenarnya sanggup Anda lakukan sendiri; Kebosanan yang luar biasa; Perasaan terisolasi; Lebih memilih bermalas-malasan daripada menyelesaikan pekerjaan.
Jika pertanda ini Anda alami, saatnya Anda berpikir jalan mengatasinya.
2. Cari Tahu Penyebabnya
Banyak hal jadi penyebab rasa malas kronis ini. Jika Anda merasakan tubuh lemah berlebihan, bisa jadi kondisi kesehatan yang kurang baik sebagai penyebabnya. Kelelahan akut atau stres bisa jadi penyebab rasa malas berlebihan ini.
Lakukan penelitian ke dalam diri Anda. Lewat percakapan dengan diri sendiri, yang dilakuakn dengan jujur tentunya. Jawaban yang Anda temukan mungkin saja tidak Anda dapat dengan cepat atau lengkap, tapi setidaknya Anda tahu kenapa. Lalu mulai pelajari polanya untuk membuat langkah mengatasinya.
Pikirkan bagaimana rasa malas ini mempengaruhi kualitas hidup Anda, hubungan Anda, membuat Anda kehilangan kesempatan, kesehatan dan energi yang memburuk. Lalu buat daftar apa saja yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah ini.
3. Cari Jalan Untuk Mengatasi
Pikirkan rasa malas ini sebagai sebuah kebiasaan buruk atau kecanduan. Sesuatu yang harus Anda akhiri pada tahap-tahap awal.
Pikirkan kemalasan paling buruk yang dapat Anda akhiri saat itu juga, seperti misalnya:
- Hentikan menghindari proyek baru atau tanggung jawab di kantor.
- Mulai berolah raga lagi setelah berhenti selama empat bulan.
- Mulai lagi keluar bareng dengan teman-teman, nonton film atau karaoke bareng misalnya.
- Jangan lagi menolak ajakan kumpul-kumpul dari teman-teman sekitar. Kalau perlu ikut aktif dalam kegiatan antar tetangga, kerja bakti lingkungan di kompleks tiap minggu. Atau gabung club bersepeda tiap minggu.
4. Lakukan Segera!
Bayangkan diri Anda memiliki energi lebih, motivasi lebih, lebih berpartisipasi dalam kehidupan. Libatkan diri Anda sepenuhnya saat melakukan apapun supaya jadi lebih menyenangkan, membuat hidup Anda lebih terasa hidup. Beri dorongan pada diri sendiri. Kalau perlu libatkan teman, keluarga tercinta, konselor atau pelatih pribadi untuk lebih memberi energi pada diri Anda. Buat perubahan dalam hidup Anda, jangan biarkan setitik saja kemalasan mampir.
Yang pasti, setiap masalah yang nyata, pasti ada pemecahannya, dan tentu saja setiap usaha pasti ada hasilnya. Asal Anda tahu apa yang harus dilakukan, dan kenapa masalah itu terjadi, pemecahan sudah ada di tangan. Anda tinggal menggerakkan diri, perangi segala kemalasan yang membawa kerugian itu.
sumber : zona-orang-gila.blogspot.com
Mengetik 10 Jari
Untuk apa belajar mengetik dengan menggunakan 10 jari kalau sebenarnya kita dapat saja mengetik dengan ’11′ jari untuk pekerjaan sehari-hari ? Mungkin pertanyaan itu sering terlontar dalam benak kita.
Memang untuk menyelesaikan tugas atau pekerjaan kita sehari-hari mungkin sekarang ini kita belum membutuhkan kecepatan dan kepandaian dalam mengetik. Tetapi suatu saat apabila kita dihadapkan pada suatu keadaan baru, dimana kecepatan merupakan suatu tuntutan, maka mengetik 10 jari dengan cepat dan tepat adalah sebuah keharusan. Misalnya ketika kita dihadapkan pada tugas untuk membuat suatu makalah yang banyak, kemudian besoknya harus dikumpulkan padahal malamnya kita baru mendapatkan bahan-bahan untuk mengerjakannya. Dengan mengetik cara biasa tentu pekerjaan tersebut sangat menyusahkan, mungkin kita jadi harus bergadang semalaman untuk menyelesaikannya. Kebiasaan itu tentu tidak baik bagi tubuh kita jika terus-terusan dilakukan. Dengan mengetik lebih cepat, akan mengefisienkan waktu, dan kita dapat menyelesaikan tugas dengan lebih cepat.
Nah bagaimana, ingin belajar gak ?
Ok klo mau langsung aja yah tak liatin dasar-dasarnya, cukup dengan liat nie gambar + posisi jarinya and sabar dalam latian pasti kalian bisa kok..
The Importance of Friendship
1.jangan pernah sakiti sahabatmu, karena sahabat adalah cara Tuhan menunjukkan bahwa Dia tak ingin kamu sendirian jalani hidup
2.”Sahabat adalah dia yang tahu kekuranganmu, tapi menunjukkan kelebihanmu. Dia yg tahu ketakutanmu, tapi menunjukkan keberanianmu”
3.orang yang paling aku sukai adalah dia yang menunjukkan kesalahanku”
4.”Jangan mencari kawan yg membuat Anda merasa nyaman, tetapi carilah kawan yang memaksa anda terus berkembang”
5.lebih baik dibenci tapi menjadi diri sendiri, daripada di suka tapi menjadi orang lain
6.orang yg luar biasa itu sederhana dalam ucapan, tetapi hebat dalam tindakan
7.salah satu momen terindah dalam hidup adalah ketika kamu melihat orang tuamu tersenyum dan menyadari kamulah alasan dibaliknya
8.kita tidak bisa mencegah atau menghapus perasaan..Kita hanya bisa mengendalikannya, atau dikendalikan olehnya..
9.kamu tak akan bisa hidup sendiri..Butuh bantuan orang lain. Pastikan bahwa mereka adalah orang yang dapat kamu andalkan
10.Ketika hidup memberi kata TIDAK atas apa yang kamu inginkan, percayalah Tuhan selalu memberi kata YA atas apa yang kamu butuhkan











Recent Comments